TRAGEDI BUS ALS DI MURATARA TEWASKAN 17 ORANG, ALI PUDI: INI BUKAN KECELAKAAN BIASA, DIDUGA ADA KELALAIAN SISTEMIK 

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com

Desak Pemprov Sumsel, Kemenhub, dan PO ALS Bertanggung Jawab

 

PALEMBANG – Tragedi kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Kabupaten Musi Rawas Utara yang menewaskan 17 orang harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Peristiwa ini diduga bukan sekadar kecelakaan lalu lintas biasa, melainkan akibat kelalaian sistemik.

Hal itu ditegaskan Ali Pudi dalam pernyataan resminya, Kamis (9/5/2026). Ia menyoroti dua faktor utama yang *diduga menjadi penyebab kondisi infrastruktur jalan rusak dan *dugaan* operasional bus yang tidak memiliki izin resmi.

“Nyawa 17 orang melayang. Negara tidak boleh main-main. Ini diduga kelalaian sistemik. Jalan rusak bertahun-tahun dibiarkan, bus diduga tidak laik jalan dan tidak berizin tetap beroperasi. Keselamatan rakyat dikorbankan,” tegas Ali Pudi.

Pihak yang Diminta Bertanggung Jawab:

Pemprov Sumsel Gubernur Sumsel diminta bertanggung jawab terhadap kondisi jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat namun belum mendapat penanganan maksimal. “Jalan rusak, berlubang, minim rambu dan penerangan diduga jadi faktor utama kecelakaan fatal. Ini kelalaian yang berulang,” kata Ali.

Kemenhub RI Ali mendesak Kementerian Perhubungan RI evaluasi total pengawasan transportasi umum, khususnya AKAP. “Jika benar Bus ALS beroperasi tanpa izin lengkap atau tidak laik jalan, ini bukti lemahnya pengawasan. Dirjen Hubdat harus jelaskan ke publik,” ujarnya.

PO ALS Sebagai operator, PO ALS wajib tanggung jawab moral dan hukum. “Setiap kendaraan umum wajib penuhi standar teknis, administrasi, dan keselamatan penumpang. Jangan hanya kejar setoran, tapi abaikan nyawa,” tegas Ali.

Ali Pudi menegaskan, tragedi ini harus jadi momentum evaluasi total sistem transportasi darat di Indonesia. “Jangan sampai nyawa masyarakat terus jadi korban akibat pembiaran jalan rusak, lemahnya pengawasan, dan kendaraan tak layak jalan dibiarkan beroperasi. Negara wajib hadir melindungi keselamatan rakyatnya,” tutupnya.

Hingga rilis ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemprov Sumsel, Kemenhub RI, maupun PO ALS terkait penyebab kecelakaan dan dugaan pelanggaran izin operasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT Bhayangkara, Polres Muara Enim Hadir Bantu Warga dan Rumah Ibadah
Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan Memanas, Penyidik Polda Sumsel Periksa Oknum Kades Adi Yansyah
RUDY A. SAMOLA KELOLA Rp1,116 MILIAR 2023–2026 TERTUTUP, TERINDIKASI KORUPSI — BPD & INSPEKTORAT TUTUP MATA TELINGA
Diduga Rem Blong Truck Fuso Bermuatan 21 Ton Kopi Terrjun KeJurang Wisata Tangga Seribu Kepala Curup
Kurang dari 3×24 Jam, Tim Gabungan Polsek Keluang Ringkus Pelaku Pembunuhan di Tanjung Dalam, Keluarga Korban Berikan Apresiasi
Enam Pemuda Diamankan Usai Tawuran Subuh di Kawasan Lambidaro Palembang, Dibina di Panti Rehabilitasi
Sumur Minyak Ilegal di Keban I Terbakar, Satu Pekerja Tewas, Aktivis Desak Pemilik Lahan dan Sumur Diproses
Polda Sumsel Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, Sita 11.443 Pil Ekstasi dan Hampir 1,5 Kg Sabu
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:23 WIB

Sambut HUT Bhayangkara, Polres Muara Enim Hadir Bantu Warga dan Rumah Ibadah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:30 WIB

Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan Memanas, Penyidik Polda Sumsel Periksa Oknum Kades Adi Yansyah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:53 WIB

RUDY A. SAMOLA KELOLA Rp1,116 MILIAR 2023–2026 TERTUTUP, TERINDIKASI KORUPSI — BPD & INSPEKTORAT TUTUP MATA TELINGA

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:35 WIB

Diduga Rem Blong Truck Fuso Bermuatan 21 Ton Kopi Terrjun KeJurang Wisata Tangga Seribu Kepala Curup

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:43 WIB

Kurang dari 3×24 Jam, Tim Gabungan Polsek Keluang Ringkus Pelaku Pembunuhan di Tanjung Dalam, Keluarga Korban Berikan Apresiasi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!