DUGAAN PUNGLI SMAN 1 KAYUAGUNG MASIH BERLANJUT, BUDI RIZKIYANTO: KADISDIK, GUBERNUR, DAN WAGUB SUMSEL HARUS TURUN TANGAN

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com

Jangan Biarkan Sekolah Negeri Jadi ATM Oknum, Polda Sumsel Wajib Proses Hukum”

 

*PALEMBANG* – Pemberitaan media _Pewarta Investigasi_ tertanggal 9 Mei 2026 yang menyebut dugaan pungutan liar (pungli) di SMAN 1 Kayuagung, Kabupaten OKI masih berlanjut mendapat respons keras dari Penggiat Kontrol Sosial, Budi Rizkiyanto.

Budi mendesak Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Gubernur, dan Wakil Gubernur Sumsel memberikan atensi serius, serta meminta Polda Sumsel segera memproses hukum jika diduga terbukti ada pelanggaran pidana.

“Berita ini bukan yang pertama. Artinya dugaaan pungli di SMAN 1 Kayuagung diduga sudah berlangsung lama dan seakan dibiarkan. Ini tamparan untuk Disdik Sumsel. Sekolah negeri gratis diamanatkan UU, tapi diduga masih jadi ATM oknum. Kadisdik, Gubernur, Wagub Sumsel jangan tutup mata,” tegas Budi, Sabtu (10/5/2026).

Merujuk pemberitaan tersebut, masyarakat meminta atensi karena diduga pungutan terus berjalan dengan berbagai modus. Budi menegaskan, Permendikbudristek No. 75 Tahun 2016 secara tegas melarang pungutan. Sumbangan boleh, tapi sukarela, tidak mengikat, dan tidak boleh ada sanksi bagi siswa yang tidak membayar.

“Kalau diduga ada pemaksaan, penentuan nominal, apalagi ancaman tidak dapat rapor atau tidak ikut ujian, itu sudah masuk ranah pidana. Pasal 12 huruf e UU No. 20 Tahun 2001 tentang Tipikor ancamannya 4 sampai 20 tahun penjara. Ini bukan delik ringan,” ujar Budi.

Desakan Tegas Budi Rizkiyanto:

Kepada Kadisdik Sumsel Segera bentuk tim inspeksi. Turun ke SMAN 1 Kayuagung dalam 1×24 jam. Periksa RKAS, kwitansi, dan notulen rapat komite 2 tahun terakhir. Jika diduga terbukti pungli, nonaktifkan oknum yang diduga terlibat dan serahkan ke APH.

Kepada Gubernur & Wagub Sumsel Ini tanggung jawab politik. Evaluasi total kinerja Disdik Sumsel. Jangan sampai program sekolah gratis hanya jadi slogan. Rp4 M bisa sewa helikopter, tapi diduga pungli di sekolah dibiarkan. Publik menilai.

Kepada Polda Sumsel Merespons pemberitaan ini sebagai Laporan Informasi. Panggil Kepsek, bendahara, dan Ketua Komite SMAN 1 Kayuagung. Lakukan penyelidikan. Jika ditemukan 2 alat bukti dugaan pungli, naikkan ke penyidikan tanpa tebang pilih.

Kepada Ombudsman RI Perwakilan Sumsel Buka posko pengaduan khusus. Jamin perlindungan saksi bagi wali murid dan guru yang diduga diintimidasi untuk bungkam.

 

“Saya ingatkan, ini masih dugaan Asas praduga tak bersalah tetap kami junjung. Tapi asas transparansi dan akuntabilitas juga wajib. Kalau bersih kenapa risih diperiksa? Kalau *diduga salah, hukum harus tegak. Jangan ada kesan sekolah favorit kebal hukum,” tutup Budi.

Budi Rizkiyanto meminta wali murid yang merasa dirugikan untuk melapor dengan bukti ke Saber Pungli Polda Sumsel, Ombudsman, atau Kejati Sumsel. “Jangan takut. Kontrol sosial akan kawal.”

Hingga rilis ini diturunkan, Sabtu (9/5/2026), belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Gubernur Sumsel, maupun pihak SMAN 1 Kayuagung terkait pemberitaan dugaan pungli tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT Bhayangkara, Polres Muara Enim Hadir Bantu Warga dan Rumah Ibadah
Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan Memanas, Penyidik Polda Sumsel Periksa Oknum Kades Adi Yansyah
RUDY A. SAMOLA KELOLA Rp1,116 MILIAR 2023–2026 TERTUTUP, TERINDIKASI KORUPSI — BPD & INSPEKTORAT TUTUP MATA TELINGA
Diduga Rem Blong Truck Fuso Bermuatan 21 Ton Kopi Terrjun KeJurang Wisata Tangga Seribu Kepala Curup
Kurang dari 3×24 Jam, Tim Gabungan Polsek Keluang Ringkus Pelaku Pembunuhan di Tanjung Dalam, Keluarga Korban Berikan Apresiasi
Enam Pemuda Diamankan Usai Tawuran Subuh di Kawasan Lambidaro Palembang, Dibina di Panti Rehabilitasi
Sumur Minyak Ilegal di Keban I Terbakar, Satu Pekerja Tewas, Aktivis Desak Pemilik Lahan dan Sumur Diproses
Polda Sumsel Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, Sita 11.443 Pil Ekstasi dan Hampir 1,5 Kg Sabu
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:23 WIB

Sambut HUT Bhayangkara, Polres Muara Enim Hadir Bantu Warga dan Rumah Ibadah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:30 WIB

Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan Memanas, Penyidik Polda Sumsel Periksa Oknum Kades Adi Yansyah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:53 WIB

RUDY A. SAMOLA KELOLA Rp1,116 MILIAR 2023–2026 TERTUTUP, TERINDIKASI KORUPSI — BPD & INSPEKTORAT TUTUP MATA TELINGA

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:35 WIB

Diduga Rem Blong Truck Fuso Bermuatan 21 Ton Kopi Terrjun KeJurang Wisata Tangga Seribu Kepala Curup

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:43 WIB

Kurang dari 3×24 Jam, Tim Gabungan Polsek Keluang Ringkus Pelaku Pembunuhan di Tanjung Dalam, Keluarga Korban Berikan Apresiasi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!