BNN Resmi Luncurkan Call Center 184, Kini Lapor Kasus Narkotika Bisa 24 Jam Nonstop

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com
Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi meluncurkan layanan Call Center 184 sebagai kanal terpadu bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, berkonsultasi, hingga melaporkan dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Layanan tersebut diresmikan Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (19/2/2026), sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan publik lembaga tersebut.

Peluncuran Call Center 184 menjadi langkah BNN memperkuat sistem respons cepat terhadap laporan masyarakat sekaligus meningkatkan akses layanan rehabilitasi dan edukasi narkotika secara nasional.

Menurut Suyudi, pengembangan layanan ini tidak hanya berfokus pada modernisasi fasilitas, tetapi juga mempercepat respons negara dalam menangani persoalan narkotika yang semakin kompleks.

Call Center 184 memungkinkan masyarakat mendapatkan berbagai layanan dalam satu kanal, mulai dari informasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), pengaduan masyarakat, pelaporan dugaan tindak pidana narkotika, hingga konsultasi rehabilitasi.

BNN menyebut seluruh laporan yang masuk akan dianalisis dan ditindaklanjuti melalui sistem terpadu berbasis data untuk memastikan penanganan lebih terukur dan profesional.

Layanan ini beroperasi selama 24 jam setiap hari dan menjadi pintu awal bagi masyarakat yang membutuhkan akses cepat terhadap layanan rehabilitasi maupun informasi penanganan narkotika secara aman dan terpercaya.

Selain mempercepat pelayanan publik, Call Center 184 juga dirancang sebagai pusat pengolahan data yang mendukung pengambilan keputusan strategis serta penguatan koordinasi lintas lembaga penegak hukum.

BNN berharap kehadiran layanan ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika, sekaligus memperkuat perlindungan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan obat terlarang

Penulis : 7 firus

Sumber Berita: BNN Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang
Wujudkan Lingkungan Bersinar, Kapolres Dan PLT Bupati Rejang Lebing Resmikan Kampung Bebas Narkoba Du karang Anyar
DI BALIK “KERAJAAN” HAJI ISAM: PENGUSAHA KAYA BERATAS PARIGI MOUTONG — DUGAAN BANYAK TAPI TIDAK PERNAH DIPERIKSA
Tingkatkan Mutu Layanan RSUD Rejang Lebong Segera Oprasikan Fasilitas CT- SCAN Dan Mamografi
RUDY A. SAMOLA KELOLA Rp1,116 MILIAR 2023–2026 TERTUTUP, TERINDIKASI KORUPSI — BPD & INSPEKTORAT TUTUP MATA TELINGA
PT ATHI PERLUAS LAHAN JADI 2.500 HEKTAR: 300 HEKTAR DIKUASAI, SEBAGIAN BELUM DIBAYAR; WARGA MENOLAK, WAKIL BUPATI BELUM BERIKAN TANGGAPAN RESMI
POTONGAN RP750 PER NOTIFIKASI: KPK USUT DUGAAN KORUPSI RP2 TRILIUN DI BRI DAN TELKOM Tarif 2–3 Kali Lipat Di Atas Harga Pasar; Ratusan Juta Nasabah Terbebani Biaya Yang Tidak Disadari, Aliran Dana Diduga Bermasalah
RIBUAN MAHASISWA DEMONSTRASI DI BUNDARAN HI: SERUHKAN HENTIKAN PEMBOROSAN APBN, TURUNKAN HARGA KESEHARIAN – PENGGUNA JALAN DIMINTA HINDARI WILAYAH TERKAIT
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:18 WIB

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang

Senin, 15 Juni 2026 - 08:03 WIB

DI BALIK “KERAJAAN” HAJI ISAM: PENGUSAHA KAYA BERATAS PARIGI MOUTONG — DUGAAN BANYAK TAPI TIDAK PERNAH DIPERIKSA

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:50 WIB

Tingkatkan Mutu Layanan RSUD Rejang Lebong Segera Oprasikan Fasilitas CT- SCAN Dan Mamografi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:53 WIB

RUDY A. SAMOLA KELOLA Rp1,116 MILIAR 2023–2026 TERTUTUP, TERINDIKASI KORUPSI — BPD & INSPEKTORAT TUTUP MATA TELINGA

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:38 WIB

PT ATHI PERLUAS LAHAN JADI 2.500 HEKTAR: 300 HEKTAR DIKUASAI, SEBAGIAN BELUM DIBAYAR; WARGA MENOLAK, WAKIL BUPATI BELUM BERIKAN TANGGAPAN RESMI

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!