Percepat Penurunan Stunting, Pemerintah Desa Duku Ilir Gelar Rembug Stunting Bersama Lintas Sektor

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rejang Lebong (Bengkulu), Cybermabespolri.com – Pemerintah Desa Duku Ilir,Kecamatan Curup Timur,Kabupaten Rejang Lebong,menggelar musyawarah desa Rembug Stunting sebagai bentuk komitmen nyata dalam menekan dan mempercepat penurunan angka stunting di wilayahnya.Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung serba guna Desa Duku Ilir pada Kamis pagi(30/7/2026) mulai pukul 10:00 WIB.

 

Forum diskusi ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Duku Ilir Ali,Camat Curup Timur Helvin Elkadarido, S.E.,Sekertaris Desa,BPD,Babinsa,Kepala UPT Puskesmas Kampung Delima Efa Suzana,S.K.M.,beserta staf Pukesmas,Kader Posyandu, Pendamping Desa serta jajaran Tokoh Masyarakat.

 

Rembug Stunting diselenggarakan guna menyusun program kerja prioritas pencegahan dan penanganan stunting secara terpadu antara pemerintah Desa dan Puskesmas,sekaligus mengevaluasi perkembangan data kesehatan ibu dan anak yang dilaporkan oleh para kader posyandu.

 

Dalam sambutannya,Kepala Desa Duku Ilir,Ali,menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar penanganan stunting berjalan secara efektif dan berkesinambungan.

 

“Penanganan Stunting tidak bisa dilakukan sendiri -sendiri,melainkan harus dikerjakan secara bersama-sama oleh seluruh pihak agar program kesehatan yang dicanangkan benar- benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Duku Ilir,”tegas Kades Ali.

 

Dalam pembahasan forum,ditekankan pula lima pilar utama pencegahan Stunting sejak dini, meliputi:

 

1.Pemenuhsn gizi yang optimal bagi ibu hamil.

 

2.Pemberian Makanan Bergizi Gratis(MBG)atau asupan nutrisi tambahan bagi ibu hamil dan balita.

 

3.Pemberian ASI Eksklusif kepada bayi.

 

4.Pemantauan tumbuh kembang balita secara berkala di posyandu.

 

5.Penerapan pola hidup bersih dan sehat serta penyediaan sarana air bersih dilingkungan keluarga.

 

Hasil Rembug Stunting Desa Duku Ilir menyepakati fokus pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, intervensi gizi,serta penguatan peran posyandu. Menanggapi usulan para kader, Pemerintah Desa Duku Ilir bersama UPT Puskesmas Kampung Delima berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas pendukung Posyandu,seperti pengadaan meja,kursi,lemari penyimpanan,hingga timbangan balita yang memadai.

 

Camat Curup Timur,Helvin Elkadarido, S.E.,mengapresiasi dan memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini,dengan harapan angka stunting diwilayah Kecamatan Curup Timur dapat terus ditekan hingga mencapai target zero stunting.

Penulis : Edi

Editor : As

Sumber Berita: Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemdes Saleh Mulya Gelar Musyawarah Bahas Status Tanah Kas Desa
Ketua Komisi IV DPRD Banyuasin Hadiri Mandatori Lingkar Belajar Guru PGRI Air Salek
Blanko e-KTP di Air Salek Banyuasin Habis, Warga Terpaksa Pulang
OPLAH Non-Rawa 2026 Sasar 1.057 Hektare, Dorong Produktivitas Pertanian Rejang Lebong
RIKHA PERMATASARI: ANGGARAN MBG Rp240,2 TRILIUN BUKAN SEKADAR ANGKA, DPR WAJIB MEMASTIKAN AKUNTABILITASNYA
Wujudkan Lingkungan Sehat, Polres Muara Enim Turun Langsung dalam Aksi World Clean Up Day 2026
GBR Sriwijaya Desak Kejari Palembang Tuntaskan Dugaan Korupsi Proyek Lampu Jalan
Lahan Perkebunan di Talang Rimbo Lama Terbakar,Damkar dan Warga Gerak Cepat Padamkan Api
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Pemdes Saleh Mulya Gelar Musyawarah Bahas Status Tanah Kas Desa

Rabu, 30 September 2026 - 21:47 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Banyuasin Hadiri Mandatori Lingkar Belajar Guru PGRI Air Salek

Selasa, 29 September 2026 - 16:46 WIB

Blanko e-KTP di Air Salek Banyuasin Habis, Warga Terpaksa Pulang

Senin, 28 September 2026 - 21:26 WIB

OPLAH Non-Rawa 2026 Sasar 1.057 Hektare, Dorong Produktivitas Pertanian Rejang Lebong

Minggu, 20 September 2026 - 18:29 WIB

RIKHA PERMATASARI: ANGGARAN MBG Rp240,2 TRILIUN BUKAN SEKADAR ANGKA, DPR WAJIB MEMASTIKAN AKUNTABILITASNYA

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!