Suara Lantang Menggema “Hidup Desa ” Aparatur Pemerintah Desa Se-Jawa Barat Ultimatum PT Pertiwi Lestari

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com

KARAWANG –( CyberMabesPolri.Com ) Dengan lantang gemuruh suara aparatur pemerintah desa se-Jawa Barat menggema tanpa Halangan . Dalam Orasi aksi yang kian membesar, Senin 6 /4/2026 Para Orasi menyampaikan satu pesan tegas: hentikan intimidasi terhadap perangkat desa, atau hadapi perlawanan hukum dan mobilisasi massa yang Sangat besar.

Himbauan bukan sekedar retorika. Ini adalah akumulasi kemarahan, harga diri, dan solidaritas desa yang merasa diinjak oleh kekuatan yang dianggap melampaui batas.

“Jangan Remehkan Kami!”

Dengan nada Geram penuh emosi, perwakilan aparatur desa menegaskan posisi desa sebagai fondasi bangsa.

“Desa ini ada sebelum negara lahir. Jangan pernah intimidasi kami, jangan pernah meremehkan kami!”

Lebih dari 75 ribu desa disebut sebagai tulang punggung kehidupan nasional, dari pangan hingga stabilitas sosial. Pesan mereka jelas: jangan ganggu desa, jika tidak ingin berhadapan dengan kekuatan kolektif rakyat akar rumput.

Tuduhan Intimidasi hingga Ancaman Kriminalisasi

Aksi ini dipicu dugaan intimidasi dan perlakuan tidak adil terhadap perangkat desa, termasuk di Desa Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang. Aparatur desa menilai tindakan tersebut tidak tidak beradab hanya melanggar etika, kode etik tetapi juga berpotensi melawan hukum.

Para kades menegaskan Indonesia adalah negara hukum, bukan ruang bagi kesewenang-wenangan.

“Kalau tidak ada itikad baik, kami akan masuk ke ranah hukum.”

Tak hanya itu, tuntutan juga diarahkan kepada aparat penegak hukum, khususnya Polres Karawang, untuk menindak tegas oknum keamanan yang diduga melakukan intimidasi penindasan.yang dilakukan Oknum

Ultimatum dari kami Minta Maaf atau Hadapi Masa Lebih Besar

Dalam orasi yang semakin memanas, massa bahkan menuntut pihak PT Pertiwi Lestari untuk datang langsung dan meminta maaf secara terbuka, bukan sebaliknya.

“Kami tidak akan datang ke sana. Mereka yang harus datang ke sini, meminta maaf di hadapan kami!”

Pernyataan ini menjadi simbol perlawanan terhadap apa yang mereka anggap sebagai pelecehan terhadap harga diri desa.

“Kalau hari ini tidak ada jawaban memuaskan, maka revolusi akumulasi massa akan kita lakukan!”

Kalimat ini menandai bahwa aksi hari ini bisa jadi baru permulaan. Solidaritas lintas desa dan dukungan aktivis Jawa Barat disebut siap digerakkan dalam skala lebih besar.

Meski di tengah ketegangan, imbauan untuk tetap menjaga kondusivitas juga disampaikan. Namun satu hal tak bisa ditutupi: emosi lketegangan sedang berada di tegangan amarah yang tinggi

• Simbol perlawanan terhadap ketidakadilan

• Ujian bagi supremasi hukum

• Alarm keras bagi perusahaan

Kini publik menunggu: Apakah akan ada itikad baik dan penyelesaian damai? Atau justru Karawang menjadi lautam api dari gelombang perlawanan desa yang lebih besar

Satu seruan terus menggema dan sulit dibendung tegangan tinggi amarah aparatur pemerintah desa
” hidup Desa ” dengan nada tinggi

( Tarna )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Rejang Lebong Perkuat Status Rujukan Regional, Layanan Spesialisasi Ditambah
Operasi Ketupat Musi 2026 Hari Ketiga: Nol Korban Jiwa Kecelakaan, Arus Balik Mulai Menguat
Ketua YSKLI Sumsel Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan Saat Arus Balik Idulfitri
Libur Lebaran Aman, Polda Sumsel Hadir di 111 Titik Wisata
Polda Sumsel Turunkan Mobile Command Center ke Betung, Teknologi Drone Kendalikan Arus Mudik Jalintim
Aksi Begal Sadis Terjadi di Jalan Perkebunan PTPN Betung Krawo Palembang -Jambi km 73
Diduga Oknum Anggota DPRD Ogan Ilir Berinisial R Berada di Tempat Hiburan Malam Di kota Palembang
Tinjau Kalikangkung, Kapolri Pastikan Pelayanan hingga Rekayasa Lalin Optimal Hadapi Mudik
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:43 WIB

RSUD Rejang Lebong Perkuat Status Rujukan Regional, Layanan Spesialisasi Ditambah

Senin, 6 April 2026 - 22:38 WIB

Suara Lantang Menggema “Hidup Desa ” Aparatur Pemerintah Desa Se-Jawa Barat Ultimatum PT Pertiwi Lestari

Selasa, 24 Maret 2026 - 05:44 WIB

Operasi Ketupat Musi 2026 Hari Ketiga: Nol Korban Jiwa Kecelakaan, Arus Balik Mulai Menguat

Senin, 23 Maret 2026 - 17:34 WIB

Ketua YSKLI Sumsel Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan Saat Arus Balik Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 - 05:43 WIB

Libur Lebaran Aman, Polda Sumsel Hadir di 111 Titik Wisata

Berita Terbaru