Tiga Titik Tambang CV Anugrah Damai Alam Di Duga Tetap Beroperasi Meski IUP Telah Mati

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rejang Lebong -Cybermabespolri.Com-Izin Usaha Pertambangan(IUP) yang di miliki oleh CV Anugrah Damai Alam diduga telah berakhir masa berlakunya sejak 20 Maret 2026,berdasar kan data Minerba One Data Indonesia (MODI)ESDM.Namun,hasil investigasi tim media di lapangan pada Minggu(10/05/2026)menunjukan aktivitas pertambangan masih berlangsung normal di Dusun Sawah,tepat nya di dekat sungai Musi.

Temuan Lapangan.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada pukul 10:00 WIB, terlihat alat berat jenis ekskavator sedang beroperasi melakukan pengerukan.Sejumlah mobil dump truck juga tampak mengantre untuk memuat pasir hasil galian tersebut.
Tercatat ada tiga titik tambang di lokasi tersebut yang di kelola oleh pihak yang berbeda -beda.

Saat di konfirmasi,salah satu pengelola di lokasi enggan memberikan keterangan lebih lanjut.
“Kalau mau konfirmasi langsung saja ke kantor di depan ,Pak.Saya tidak berani memberikan keterangan banyak karena takut salah jawab.Kalau urusan izin,itu satu pintu melalui CV Anugrah Damai Alam,”ujar nya kepada tim media.

Manajer Bungkam Saat Dikonfirmasi.
Menindak lanjuti temuan tersebut,tim media mendatangi kantor CV Anugrah Damai Alam untuk bertemu manajer operasional berinisial NP.Namun,saat ditanya mengenai status IUP yang di duga telah mati,sang manajer cenderung bungkam.

Ketika di desak untuk menunjukan bukti surat izin yang masih berlaku,NP hanya menunjuk ke arah kertas yang di tempel didinding kantor.

,”Kalau mau lihat,lihat saja di dinding yang di tempel kertas itu,’cetusnya singkat.

Tim media mencoba meminta bukti dokumen resmi yang menyatakan izin tersebut telah di perpanjang atau masih hidup,namun pihak menejemen tidak mampu atau tidak bersedia memperlihatkan dokumen valid yang diminta.

Hingga berita ini diturunkan pada Minggu(10/05/2026) pukul 16:30 WIB,pihak CV Anugrah Damai Alam belum memberikan klarifikasi resmi maupun salinan IUP yang masih berlaku sebagai bentuk tranparansi publik.

Penulis : Tim

Editor : Za

Sumber Berita: Rejang Lebong curup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT Bhayangkara, Polres Muara Enim Hadir Bantu Warga dan Rumah Ibadah
RUDY A. SAMOLA KELOLA Rp1,116 MILIAR 2023–2026 TERTUTUP, TERINDIKASI KORUPSI — BPD & INSPEKTORAT TUTUP MATA TELINGA
Diduga Rem Blong Truck Fuso Bermuatan 21 Ton Kopi Terrjun KeJurang Wisata Tangga Seribu Kepala Curup
Kurang dari 3×24 Jam, Tim Gabungan Polsek Keluang Ringkus Pelaku Pembunuhan di Tanjung Dalam, Keluarga Korban Berikan Apresiasi
Enam Pemuda Diamankan Usai Tawuran Subuh di Kawasan Lambidaro Palembang, Dibina di Panti Rehabilitasi
Sumur Minyak Ilegal di Keban I Terbakar, Satu Pekerja Tewas, Aktivis Desak Pemilik Lahan dan Sumur Diproses
Polda Sumsel Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, Sita 11.443 Pil Ekstasi dan Hampir 1,5 Kg Sabu
Intelkam Polda Sumsel Salurkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan, Wujud Kepedulian Hari Bhayangkara ke-80
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:23 WIB

Sambut HUT Bhayangkara, Polres Muara Enim Hadir Bantu Warga dan Rumah Ibadah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:53 WIB

RUDY A. SAMOLA KELOLA Rp1,116 MILIAR 2023–2026 TERTUTUP, TERINDIKASI KORUPSI — BPD & INSPEKTORAT TUTUP MATA TELINGA

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:35 WIB

Diduga Rem Blong Truck Fuso Bermuatan 21 Ton Kopi Terrjun KeJurang Wisata Tangga Seribu Kepala Curup

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:43 WIB

Kurang dari 3×24 Jam, Tim Gabungan Polsek Keluang Ringkus Pelaku Pembunuhan di Tanjung Dalam, Keluarga Korban Berikan Apresiasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:13 WIB

Sumur Minyak Ilegal di Keban I Terbakar, Satu Pekerja Tewas, Aktivis Desak Pemilik Lahan dan Sumur Diproses

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!