Cybermabespolri.com
Parigi Moutong, 7 Juni 2026
Di permukaan, Kabupaten Parigi Moutong tampak berjalan seperti daerah-daerah lainnya. Ada pemerintahan yang beroperasi, ada pelayanan publik yang diberikan, dan ada aparat hukum yang berseragam lengkap seolah siap menegakkan keadilan bagi seluruh warga tanpa pandang bulu. NAMUN… di balik tirai tebal kekuasaan itu, tersimpan sebuah rahasia besar yang mengerikan dan membuat bulu kuduk merinding.
Sebuah pertanyaan besar dan menggelisahkan kini bergema di setiap sudut kampung, di warung kopi yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, hingga di ruang-ruang tertutup para pejabat: SIAPAKAH SEBENARNYA SOSOK YANG MENGENDALIKAN TALI KEKUASAAN DI DAERAH INI SAAT INI?
Apakah Bupati? Apakah Ketua DPRD? Atau pejabat tinggi lainnya? JAWABANNYA SANGAT MENGEJUTKAN DAN DI LUAR DUGAAN SEMUA ORANG.
Berdasarkan hasil penelusuran mendalam tim investigasi kami yang berlangsung selama beberapa bulan, terungkap fakta yang luar biasa aneh dan nyata adanya: Ada satu sosok, satu kekuatan, yang posisinya seolah berada “DI ATAS SEGALA INSTANSI DAN DI ATAS SEGALA HUKUM YANG BERLAKU”.
FENOMENA YANG MEMBINGUNGKAN DAN MENAKUTKAN
Inilah gambaran nyata yang membuat seluruh warga bertanya-tanya dengan penuh kebingungan dan ketakutan:
✅ Semua Instansi “DUDUK DIAM SEBAGAI PATUNG”
Kejaksaan, Kepolisian, BPK, Inspektorat, hingga lembaga-lembaga pengawas dan penegak hukum lainnya, semuanya seolah kehilangan kekuasaannya sepenuhnya jika menyangkut sosok ini. Mereka melihat dengan jelas, mereka tahu apa yang terjadi, namun mereka memilih untuk tutup mata rapat-rapat seakan tidak melihat apa-apa. Mereka mendengar setiap kata dan setiap informasi, namun memilih menyumbat telinga seakan tuli total. Mereka tahu ada yang salah, namun mulut mereka terkunci rapat, tidak berani bersuara sepatah katapun.
✅ WALAUPUN PERBUATANNYA JELAS SALAH, TETAP SAJA DINYATAKAN BENAR!
Ini adalah keanehan terbesar yang tidak masuk akal namun nyata terjadi di Parigi Moutong.
Apapun yang dilakukan sosok ini, sekalipun itu melanggar aturan yang berlaku, sekalipun itu merugikan uang negara dan kekayaan rakyat, sekalipun itu menyakiti hati masyarakat, sekalipun itu jelas-jelas kesalahan besar… tetap saja dianggap BENAR, BAIK, dan SESUAI.
Hukum seolah ditekuk, dibengkokkan, dan dibelokkan khusus hanya untuk melindungi sosok ini. Apa yang salah di mata rakyat, menjadi benar mutlak di meja hukum. Apa yang seharusnya diproses secara hukum, seketika menjadi bersih tanpa cela sedikitpun.
✅ KEKUASAAN YANG TIDAK PERNAH AKAN TERSEKAT
Ada ungkapan yang beredar di kalangan praktisi hukum dan aparat yang mengetahui kondisi sebenarnya di daerah ini:
“Sosok ini kebal hukum, bukan karena tidak bersalah, tapi karena seluruh sistem penegak hukum di sini sudah tunduk dan takluk sepenuhnya. Tidak ada satu pun orang berani menyentuh sehelai rambutpun dari sosok ini. Dia bebas melakukan apa saja, melanggar apa saja, karena dia tahu: TANGAN HUKUM TIDAK AKAN PERNAH BERANI MENJANGKAUNYA.”
MASYARAKAT SEMAKIN BINGUNG DAN BERTANYA-TANYA:
– “Siapa gerangan dia? Apa kekuatan dahsyat yang dimilikinya sehingga mampu melumpuhkan seluruh keberanian aparat negara? Apakah dia manusia biasa atau memang penguasa sejati di balik layar ini?”
– “Mengapa kalau orang biasa yang bersalah langsung ditindak tegas, sedangkan kalau dia yang bersalah, seolah tidak terjadi apa-apa dan malah dipuji-puji?”
– “Sampai kapan ketidakadilan seperti ini akan terus terjadi di tanah yang kita cintai ini?”
Inilah sebab utama mengapa Parigi Moutong hari ini dirasakan begitu panas, penuh ketegangan, dan tidak kondusif. Bagaimana mungkin sebuah daerah bisa maju dan adil, jika di bawah kakinya terdapat “Raja Tanpa Mahkota” yang berkuasa sewenang-wenang, sementara para penegak hukum lebih memilih diam dan menjadi penonton pasif?
Sampai berita ini diturunkan, sosok misterius ini masih terus bergerak dengan leluasa, semakin percaya diri, dan semakin angkuh, karena ia tahu: Di Parigi Moutong ini, tidak ada yang lebih kuat darinya, dan tidak ada hukum yang berani menjatuhkannya.
Akankah ada keberanian besar dari seseorang untuk menyingkap jati diri aslinya? Atau selamanya rakyat hanya bisa diam dan menatap takjub pada kekuasaan mutlak yang tak tersentuh ini?
Kita tunggu babak selanjutnya dari drama kekuasaan yang memukau dan menyedihkan ini.
(Rilis Berita Investigasi Khusus)
MUHAMMAD RAIHAN PANINTJO
Kepala Perwakilan Cyber Mabes Polri Media Online
Penulis : Muhammad. Raihan Panintjo
Editor : Za
Sumber Berita: PARIGI MOUTONG












