WAJARLAH DAERAH INI TIDAK KONDUSIF: ADA KEKUATAN TAK TERTANDINGI YANG SANG MAMPU MEMBUAT APARAT PENEGAK HUKUM TAK BERKUTIK DAN TIDAK PERNAH TERSEKAT SEDIKITPUN!

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com
Parigi Moutong, 7 Juni 2026
Di permukaan, Kabupaten Parigi Moutong tampak berjalan seperti daerah-daerah lainnya. Ada pemerintahan yang beroperasi, ada pelayanan publik yang diberikan, dan ada aparat hukum yang berseragam lengkap seolah siap menegakkan keadilan bagi seluruh warga tanpa pandang bulu. NAMUN… di balik tirai tebal kekuasaan itu, tersimpan sebuah rahasia besar yang mengerikan dan membuat bulu kuduk merinding.

Sebuah pertanyaan besar dan menggelisahkan kini bergema di setiap sudut kampung, di warung kopi yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, hingga di ruang-ruang tertutup para pejabat: SIAPAKAH SEBENARNYA SOSOK YANG MENGENDALIKAN TALI KEKUASAAN DI DAERAH INI SAAT INI?

Apakah Bupati? Apakah Ketua DPRD? Atau pejabat tinggi lainnya? JAWABANNYA SANGAT MENGEJUTKAN DAN DI LUAR DUGAAN SEMUA ORANG.

Berdasarkan hasil penelusuran mendalam tim investigasi kami yang berlangsung selama beberapa bulan, terungkap fakta yang luar biasa aneh dan nyata adanya: Ada satu sosok, satu kekuatan, yang posisinya seolah berada “DI ATAS SEGALA INSTANSI DAN DI ATAS SEGALA HUKUM YANG BERLAKU”.
 

FENOMENA YANG MEMBINGUNGKAN DAN MENAKUTKAN

Inilah gambaran nyata yang membuat seluruh warga bertanya-tanya dengan penuh kebingungan dan ketakutan:

✅ Semua Instansi “DUDUK DIAM SEBAGAI PATUNG”

Kejaksaan, Kepolisian, BPK, Inspektorat, hingga lembaga-lembaga pengawas dan penegak hukum lainnya, semuanya seolah kehilangan kekuasaannya sepenuhnya jika menyangkut sosok ini. Mereka melihat dengan jelas, mereka tahu apa yang terjadi, namun mereka memilih untuk tutup mata rapat-rapat seakan tidak melihat apa-apa. Mereka mendengar setiap kata dan setiap informasi, namun memilih menyumbat telinga seakan tuli total. Mereka tahu ada yang salah, namun mulut mereka terkunci rapat, tidak berani bersuara sepatah katapun.

✅ WALAUPUN PERBUATANNYA JELAS SALAH, TETAP SAJA DINYATAKAN BENAR!

Ini adalah keanehan terbesar yang tidak masuk akal namun nyata terjadi di Parigi Moutong.
Apapun yang dilakukan sosok ini, sekalipun itu melanggar aturan yang berlaku, sekalipun itu merugikan uang negara dan kekayaan rakyat, sekalipun itu menyakiti hati masyarakat, sekalipun itu jelas-jelas kesalahan besar… tetap saja dianggap BENAR, BAIK, dan SESUAI.

Hukum seolah ditekuk, dibengkokkan, dan dibelokkan khusus hanya untuk melindungi sosok ini. Apa yang salah di mata rakyat, menjadi benar mutlak di meja hukum. Apa yang seharusnya diproses secara hukum, seketika menjadi bersih tanpa cela sedikitpun.

✅ KEKUASAAN YANG TIDAK PERNAH AKAN TERSEKAT

Ada ungkapan yang beredar di kalangan praktisi hukum dan aparat yang mengetahui kondisi sebenarnya di daerah ini:

“Sosok ini kebal hukum, bukan karena tidak bersalah, tapi karena seluruh sistem penegak hukum di sini sudah tunduk dan takluk sepenuhnya. Tidak ada satu pun orang berani menyentuh sehelai rambutpun dari sosok ini. Dia bebas melakukan apa saja, melanggar apa saja, karena dia tahu: TANGAN HUKUM TIDAK AKAN PERNAH BERANI MENJANGKAUNYA.”

 

MASYARAKAT SEMAKIN BINGUNG DAN BERTANYA-TANYA:

– “Siapa gerangan dia? Apa kekuatan dahsyat yang dimilikinya sehingga mampu melumpuhkan seluruh keberanian aparat negara? Apakah dia manusia biasa atau memang penguasa sejati di balik layar ini?”
– “Mengapa kalau orang biasa yang bersalah langsung ditindak tegas, sedangkan kalau dia yang bersalah, seolah tidak terjadi apa-apa dan malah dipuji-puji?”
– “Sampai kapan ketidakadilan seperti ini akan terus terjadi di tanah yang kita cintai ini?”

 

Inilah sebab utama mengapa Parigi Moutong hari ini dirasakan begitu panas, penuh ketegangan, dan tidak kondusif. Bagaimana mungkin sebuah daerah bisa maju dan adil, jika di bawah kakinya terdapat “Raja Tanpa Mahkota” yang berkuasa sewenang-wenang, sementara para penegak hukum lebih memilih diam dan menjadi penonton pasif?

Sampai berita ini diturunkan, sosok misterius ini masih terus bergerak dengan leluasa, semakin percaya diri, dan semakin angkuh, karena ia tahu: Di Parigi Moutong ini, tidak ada yang lebih kuat darinya, dan tidak ada hukum yang berani menjatuhkannya.

Akankah ada keberanian besar dari seseorang untuk menyingkap jati diri aslinya? Atau selamanya rakyat hanya bisa diam dan menatap takjub pada kekuasaan mutlak yang tak tersentuh ini?

Kita tunggu babak selanjutnya dari drama kekuasaan yang memukau dan menyedihkan ini.

 
(Rilis Berita Investigasi Khusus)
MUHAMMAD RAIHAN PANINTJO
Kepala Perwakilan Cyber Mabes Polri Media Online

Penulis : Muhammad. Raihan Panintjo

Editor : Za

Sumber Berita: PARIGI MOUTONG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUDY A. SAMOLA KELOLA Rp1,116 MILIAR 2023–2026 TERTUTUP, TERINDIKASI KORUPSI — BPD & INSPEKTORAT TUTUP MATA TELINGA
Diduga Rem Blong Truck Fuso Bermuatan 21 Ton Kopi Terrjun KeJurang Wisata Tangga Seribu Kepala Curup
Kurang dari 3×24 Jam, Tim Gabungan Polsek Keluang Ringkus Pelaku Pembunuhan di Tanjung Dalam, Keluarga Korban Berikan Apresiasi
Sumur Minyak Ilegal di Keban I Terbakar, Satu Pekerja Tewas, Aktivis Desak Pemilik Lahan dan Sumur Diproses
Polda Sumsel Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, Sita 11.443 Pil Ekstasi dan Hampir 1,5 Kg Sabu
PT ATHI PERLUAS LAHAN JADI 2.500 HEKTAR: 300 HEKTAR DIKUASAI, SEBAGIAN BELUM DIBAYAR; WARGA MENOLAK, WAKIL BUPATI BELUM BERIKAN TANGGAPAN RESMI
POTONGAN RP750 PER NOTIFIKASI: KPK USUT DUGAAN KORUPSI RP2 TRILIUN DI BRI DAN TELKOM Tarif 2–3 Kali Lipat Di Atas Harga Pasar; Ratusan Juta Nasabah Terbebani Biaya Yang Tidak Disadari, Aliran Dana Diduga Bermasalah
RIBUAN MAHASISWA DEMONSTRASI DI BUNDARAN HI: SERUHKAN HENTIKAN PEMBOROSAN APBN, TURUNKAN HARGA KESEHARIAN – PENGGUNA JALAN DIMINTA HINDARI WILAYAH TERKAIT
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:53 WIB

RUDY A. SAMOLA KELOLA Rp1,116 MILIAR 2023–2026 TERTUTUP, TERINDIKASI KORUPSI — BPD & INSPEKTORAT TUTUP MATA TELINGA

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:43 WIB

Kurang dari 3×24 Jam, Tim Gabungan Polsek Keluang Ringkus Pelaku Pembunuhan di Tanjung Dalam, Keluarga Korban Berikan Apresiasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:13 WIB

Sumur Minyak Ilegal di Keban I Terbakar, Satu Pekerja Tewas, Aktivis Desak Pemilik Lahan dan Sumur Diproses

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:57 WIB

Polda Sumsel Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, Sita 11.443 Pil Ekstasi dan Hampir 1,5 Kg Sabu

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:38 WIB

PT ATHI PERLUAS LAHAN JADI 2.500 HEKTAR: 300 HEKTAR DIKUASAI, SEBAGIAN BELUM DIBAYAR; WARGA MENOLAK, WAKIL BUPATI BELUM BERIKAN TANGGAPAN RESMI

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!