Kasus Pembunuhan Resma Reta Hampir Setahun Tak Terungkap, Keluarga Laporkan ke Kadivpropam Mabes Polri

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com
Rejang Lebong, Bengkulu — Penanganan kasus pembunuhan yang menewaskan Resma Reta secara tragis di Kabupaten Rejang Lebong hingga kini menuai sorotan serius. Pasalnya, meski peristiwa tersebut telah hampir satu tahun berlalu, pelaku belum juga berhasil diungkap.

Atas kondisi itu, pihak keluarga korban resmi menyampaikan surat pengaduan ke Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadivpropam) Mabes Polri.

Keluarga korban mengaku semakin terpukul setelah mendengar pernyataan yang dinilai tidak pantas dari seorang oknum petugas kepolisian yang menjabat sebagai Kanit Pidana Umum (Pidum).

Oknum tersebut disebut menyampaikan langsung kepada orang tua korban bahwa kasus pembunuhan yang sedang mereka tangani “tidak mendapatkan apa-apa”.
Pernyataan tersebut dinilai keluarga sangat mencederai rasa keadilan serta melukai perasaan keluarga korban yang masih menunggu kepastian hukum atas kematian anak mereka.

“Ucapan seperti itu sangat menyakitkan. Seolah-olah nyawa anak kami tidak bernilai dan kasus ini dianggap tidak penting,” ujar orang tua korban dengan nada kecewa.

Keluarga menilai pernyataan tersebut tidak hanya mencederai proses penegakan hukum, tetapi juga telah mencoreng citra Polri sebagai institusi yang seharusnya melindungi dan mengayomi masyarakat. Terlebih, hal itu dinilai bertolak belakang dengan komitmen reformasi kepolisian yang selama ini digaungkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui slogan Polri Presisi dan Polri sebagai Pengayom Masyarakat.
Atas dasar itu, keluarga Resma Reta meminta Divisi Propam Polri untuk tidak hanya mengevaluasi lambannya penanganan kasus pembunuhan tersebut, tetapi juga memeriksa dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian terkait pernyataan tersebut.

“Kami berharap Mabes Polri serius menindaklanjuti laporan ini, agar keadilan bagi korban bisa ditegakkan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian tidak semakin menurun,” tegas pihak keluarga.

Penulis : Tim

Editor : 7FIRUS

Sumber Berita: Mandala

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangdam II/Sriwijaya Hadiri Penutupan Pengajian Ramadhan Sumsel
Kapolda Sumsel, Gubernur Herman Deru, dan Pangdam Sriwijaya Perkuat Sinergi Jelang Idul Fitri
Perkuat Sinergi Membangun Wilayah, Pangdam II/Sriwijaya Terima Audiensi Bank BSI
Lima Insiden Kebakaran Minyak Ilegal di Keluang Tanpa Tersangka, POSE RI: Bukti APH Tak Bisa Kerja
Akibat Ngantuk Mobil Ertiga Meghantam Buntut Truck Contener (car carex) Ringsek Berat Di jalan Lintas Sumatra
Kompolnas Cek Kesiapan Polda Sumsel Amankan Arus Mudik
Momen Keakraban Irdam II/Sriwijaya Bersama Forkopimda Sumsel Dalam Safari Ramadhan di Rumah Dinas Walikota
Kasdam II/Sriwijaya Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Ulama-Umaro Sumsel
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:41 WIB

Pangdam II/Sriwijaya Hadiri Penutupan Pengajian Ramadhan Sumsel

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:27 WIB

Kapolda Sumsel, Gubernur Herman Deru, dan Pangdam Sriwijaya Perkuat Sinergi Jelang Idul Fitri

Senin, 16 Maret 2026 - 23:29 WIB

Perkuat Sinergi Membangun Wilayah, Pangdam II/Sriwijaya Terima Audiensi Bank BSI

Senin, 16 Maret 2026 - 22:06 WIB

Lima Insiden Kebakaran Minyak Ilegal di Keluang Tanpa Tersangka, POSE RI: Bukti APH Tak Bisa Kerja

Senin, 16 Maret 2026 - 14:26 WIB

Kompolnas Cek Kesiapan Polda Sumsel Amankan Arus Mudik

Berita Terbaru