Didukung Panglima TNI, Program Cetak Sawah Diduga Justru Rusak Ratusan Pohon Karet Masyarakat Bailangu

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybermabespolri.com

MUSI BANYUASIN – Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang diinisiasi Kementerian Pertanian dan didukung langsung oleh Panglima TNI di Kabupaten Musi Banyuasin menuai sorotan tajam. Alih-alih meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat, pelaksanaannya di Desa Bailangu, Kecamatan Sekayu justru dinilai merugikan warga.

Sorotan tersebut disampaikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ormas Barikade 98 Muba menyusul adanya kerusakan tanaman milik masyarakat akibat aktivitas alat berat dalam proyek tersebut. Sedikitnya 164 batang karet dan satu pohon bungur dilaporkan rusak saat proses rolling atau pergeseran excavator di lokasi kegiatan.

Kerusakan tersebut dialami oleh beberapa warga, di antaranya Rozikin dengan 97 batang karet, Licu Ilyas sebanyak 67 batang, serta satu pohon bungur milik Mukri Husin. Tanaman yang menjadi sumber penghidupan sehari-hari warga itu roboh dan rusak akibat lintasan alat berat.

Padahal, sebelumnya telah dilakukan mediasi antara pihak pelaksana yang diwakili Ilman Jaya dengan warga terdampak. Dalam kesepakatan tertanggal 8 April 2026, pelaksana berjanji memberikan tali asih sebagai bentuk ganti rugi atas tanaman yang rusak. Kesepakatan tersebut ditandatangani di hadapan saksi, termasuk Ketua DPD Barikade 98 Muba Boni, Babinsa Bailangu Jeti Kustoyo, serta diketahui Kepala Desa Bailangu Ali Sodikin.

Namun hingga berita ini diterbitkan, realisasi tali asih tersebut belum juga jelas, memicu kekecewaan warga.

Rozikin, salah satu warga terdampak, mempertanyakan komitmen pelaksana program yang dinilai tidak berpihak pada masyarakat.

“Kenapa program untuk membantu masyarakat justru merugikan kami. Pohon karet kami rusak dan roboh oleh alat berat, padahal itu untuk makan kami sehari-hari,” ujarnya dengan nada kecewa.

Ketua DPD Ormas Barikade 98 Muba Boni turut angkat bicara. Ia mendesak pihak pelaksana agar segera merealisasikan janji yang telah disepakati bersama.

“Ini sudah ada kesepakatan resmi yang ditandatangani. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan. Katanya program ini didukung Panglima TNI, seharusnya pelaksanaannya juga profesional dan bertanggung jawab,” tegas Boni.

Lebih lanjut, Boni menilai kejadian ini mencoreng tujuan mulia program pemerintah yang seharusnya membawa manfaat bagi masyarakat. Ia menyayangkan lemahnya pengawasan di lapangan sehingga justru menimbulkan persoalan baru.

“Program ketahanan pangan ini sangat baik, tapi kalau pelaksanaannya seperti ini, yang terjadi justru penderitaan masyarakat kecil. Ini harus menjadi perhatian serius,” katanya.

Boni juga menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam jika persoalan ini terus berlarut tanpa penyelesaian. Barikade 98 Muba berencana menggelar aksi sebagai bentuk protes.

“Jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan dan realisasi tali asih sesuai kesepakatan, kami akan mengadakan aksi di depan Kantor Pemkab Muba dan DPRD Muba. Ini bentuk komitmen kami membela hak masyarakat,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JANJI TINGGAL JANJI? MOHAMAD IRFAIN DISOROT MAHASISWA, PRAKTISI HUKUM, DAN AKTIVIS: “JANGAN UMBAR JANJI JIKA TAK MAMPU MEMBUKTIKAN”
Yayasan Setia Kawan Lestari Indonesia (YA SEKALI) Sumsel Berbagi Nasi Kotak untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Tahun Baru Islam 1448 H
IPSI OKU Gelar Kejuaraan IPSI OKU Cup 1 Open Tournament, 16–19 Juli 2026 di Baturaja
Polda Sumsel Ungkap Dua Kasus Narkotika dalam Sehari, Kurir Sabu dan Ganja Ditangkap di Lubuk Linggau dan OKU
Satresnarkoba Polrestabes Palembang Sita 23,3 Gram Sabu dari Dua TKP Berbeda
Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Masjid Al-Huda menggelar zikir dan doa bersama dan Bazar
Pimpin Apel Pagi, Kapolres Banyuasin Tekankan Disiplin dan Kesiapan Personel
Memperingati 1 Muharam 1448 H, Warga Kemelak KM.8 Gelar Pengajian dan Doa Bersama
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:42 WIB

JANJI TINGGAL JANJI? MOHAMAD IRFAIN DISOROT MAHASISWA, PRAKTISI HUKUM, DAN AKTIVIS: “JANGAN UMBAR JANJI JIKA TAK MAMPU MEMBUKTIKAN”

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:34 WIB

Yayasan Setia Kawan Lestari Indonesia (YA SEKALI) Sumsel Berbagi Nasi Kotak untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Tahun Baru Islam 1448 H

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:53 WIB

IPSI OKU Gelar Kejuaraan IPSI OKU Cup 1 Open Tournament, 16–19 Juli 2026 di Baturaja

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:32 WIB

Polda Sumsel Ungkap Dua Kasus Narkotika dalam Sehari, Kurir Sabu dan Ganja Ditangkap di Lubuk Linggau dan OKU

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:53 WIB

Satresnarkoba Polrestabes Palembang Sita 23,3 Gram Sabu dari Dua TKP Berbeda

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!