Kasus Kematian Napi Banyuasin, Autopsi Ulang Ungkap Dugaan Kekerasan

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG ,-Cybermabespolri.com 

Proses ekshumasi jenazah Sandi (29), narapidana di Lapas Narkotika Kelas IIB Serong, Kabupaten Banyuasin, dilakukan di TPU Al Jihad, Jalan Panglong Laut, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Palembang, Senin (30/3/2026).

Pembongkaran makam oleh tim dokter forensik dari RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang ini berlangsung sekitar dua jam dan turut disaksikan penyidik Reskrim Polsek Talang Kelapa serta pihak keluarga.

Suasana haru menyelimuti lokasi saat ibu korban, Jamilah, tak kuasa menahan tangis dan berulang kali meminta keadilan atas kematian anaknya.

“Ungkapkanlah ya Allah, tunjukkan keadilan untuk anakku,” teriaknya di lokasi.

Kuasa hukum keluarga, Anto Astari Cik Mid, mengatakan ekshumasi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian Sandi yang dinilai tidak wajar.

“Hasil visum awal sudah keluar dan ditemukan tanda-tanda kekerasan. Untuk memperkuat hasil tersebut, hari ini dilakukan autopsi dengan ekshumasi,” ujarnya.

Ayah korban, Arifin, berharap proses autopsi dapat mengungkap penyebab pasti kematian anaknya. Ia menyebut, sebelum meninggal, Sandi sempat menghubungi ibunya dan mengabarkan akan segera bebas.

“Dua jam sebelum dikabarkan meninggal, anak saya sempat menelepon ibunya dan bilang akan bebas 10 April,” katanya.

Namun tak lama kemudian, keluarga mendapat kabar bahwa Sandi telah dibawa ke rumah sakit. Saat ditemui di IGD RSUD Sukajadi, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Arifin mengungkapkan, terdapat sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya memar di bagian telinga, wajah, hidung, tangan, hingga kaki.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan untuk penanganan kasusnya di Polsek Talang Kelapa karena laporan pihak keluarga di Polsek.

“Saat ini masih kasusnya masih dalam tahap penyelidikan. Awalnya pihak keluarga menolak untuk diautopsi,”katanya singkat.

Sebelumnya, Sandi yang merupakan warga Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, diketahui meninggal dunia pada Selasa (10/3/2026). Ia merupakan warga binaan kasus narkoba dengan vonis 4,5 tahun penjara.

Kematian Sandi diduga tidak wajar dan memunculkan dugaan adanya tindak kekerasan yang melibatkan oknum petugas lapas. Kasus ini kini dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Penulis : As

Editor : 7 FIRUS

Sumber Berita: HUMAS POLDA SUMSEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Banyuasin Tekankan Disiplin dan Kesiapan Personel
Memperingati 1 Muharam 1448 H, Warga Kemelak KM.8 Gelar Pengajian dan Doa Bersama
Polda Sumsel Gulung Sindikat Pecah Kaca Lintas Daerah, Amankan Pelaku Pencurian Rp520 Juta di Musi Banyuasin
Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang
Mahasiswa UIN Raden Fatah Sampaikan Aspirasi di DPRD Sumsel, Polda Sumsel Kawal Secara Humanis
Wujudkan Lingkungan Bersinar, Kapolres Dan PLT Bupati Rejang Lebing Resmikan Kampung Bebas Narkoba Du karang Anyar
Diduga Berkedok Aplikasi Hiburan, Platform DAZZ X Disebut Libatkan Perputaran Dana Judi Hingga Rp1 Triliun per Bulan
Wanita Honorer DPRD Palembang Tewas Terjebak Kebakaran Warung di Banyuasin, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 23:40 WIB

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Banyuasin Tekankan Disiplin dan Kesiapan Personel

Senin, 15 Juni 2026 - 23:10 WIB

Memperingati 1 Muharam 1448 H, Warga Kemelak KM.8 Gelar Pengajian dan Doa Bersama

Senin, 15 Juni 2026 - 19:47 WIB

Polda Sumsel Gulung Sindikat Pecah Kaca Lintas Daerah, Amankan Pelaku Pencurian Rp520 Juta di Musi Banyuasin

Senin, 15 Juni 2026 - 17:18 WIB

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang

Senin, 15 Juni 2026 - 16:13 WIB

Mahasiswa UIN Raden Fatah Sampaikan Aspirasi di DPRD Sumsel, Polda Sumsel Kawal Secara Humanis

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!