Massa Desak Pemkot Palembang Tutup PT Kuala Permai, DPMPTSP Sebut Belum Kantongi Izin

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG,cybermabespolri.com – Puluhan massa yang terdiri dari gabungan aktivis dan pengusaha menggelar aksi damai di Kantor Wali Kota Palembang, Senin (8/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk segera menutup operasional PT Kuala Permai yang mengelola parkir di kawasan Rajawali Village.

Massa menilai tarif parkir yang diterapkan perusahaan tersebut memberatkan pengunjung dan diduga tidak memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang.

Koordinator aksi, Ramogers, meminta pemerintah bertindak tegas terhadap pengelolaan parkir yang dinilai tidak transparan dan berpotensi mengandung unsur pungutan liar (pungli).

“Banyak yang kami tuntut, karena parkir itu tidak jelas dan diduga banyak pungli, serta harga parkir yang tidak masuk akal. Kalau memang sebagian dari tarif parkir masuk ke PAD kami tidak masalah, tetapi kami khawatir justru masuk ke kantong pribadi,” tegas Ramogers.

Selain menyoroti tarif parkir yang dianggap di luar batas kewajaran, massa juga mempertanyakan legalitas operasional perusahaan pengelola parkir tersebut.

Menanggapi tuntutan tersebut, PKPM Ahli Madya DPMPTSP Kota Palembang, Mauliddin, membenarkan bahwa PT Kuala Permai hingga saat ini belum memiliki izin usaha yang diperlukan.

Menurutnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025, seluruh pelaku usaha wajib mengantongi perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dari dua kali rapat yang telah dilakukan, pernyataan saya hari ini benar bahwa PT Kuala Permai belum memiliki izin. Sesuai PP Nomor 28 Tahun 2025, seluruh perusahaan wajib memiliki perizinan,” ujar Mauliddin.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Palembang akan segera menindaklanjuti temuan tersebut dan mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

Aksi damai yang berlangsung di Kantor Wali Kota Palembang itu diharapkan menjadi perhatian pemerintah untuk mengevaluasi pengelolaan parkir di Rajawali Village, termasuk aspek legalitas dan kontribusinya terhadap PAD Kota Palembang.

Penulis : Martin

Editor : Rosidi

Sumber Berita: Martin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Banyuasin Tekankan Disiplin dan Kesiapan Personel
Memperingati 1 Muharam 1448 H, Warga Kemelak KM.8 Gelar Pengajian dan Doa Bersama
Polda Sumsel Gulung Sindikat Pecah Kaca Lintas Daerah, Amankan Pelaku Pencurian Rp520 Juta di Musi Banyuasin
Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang
Mahasiswa UIN Raden Fatah Sampaikan Aspirasi di DPRD Sumsel, Polda Sumsel Kawal Secara Humanis
Wujudkan Lingkungan Bersinar, Kapolres Dan PLT Bupati Rejang Lebing Resmikan Kampung Bebas Narkoba Du karang Anyar
Diduga Berkedok Aplikasi Hiburan, Platform DAZZ X Disebut Libatkan Perputaran Dana Judi Hingga Rp1 Triliun per Bulan
Wanita Honorer DPRD Palembang Tewas Terjebak Kebakaran Warung di Banyuasin, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 23:40 WIB

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Banyuasin Tekankan Disiplin dan Kesiapan Personel

Senin, 15 Juni 2026 - 23:10 WIB

Memperingati 1 Muharam 1448 H, Warga Kemelak KM.8 Gelar Pengajian dan Doa Bersama

Senin, 15 Juni 2026 - 19:47 WIB

Polda Sumsel Gulung Sindikat Pecah Kaca Lintas Daerah, Amankan Pelaku Pencurian Rp520 Juta di Musi Banyuasin

Senin, 15 Juni 2026 - 17:18 WIB

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang

Senin, 15 Juni 2026 - 16:13 WIB

Mahasiswa UIN Raden Fatah Sampaikan Aspirasi di DPRD Sumsel, Polda Sumsel Kawal Secara Humanis

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!