Tegur Preman Minta Uang, Petani di Tempirai PALI Disabet Golok! Pelaku Dibekuk Hanya dalam Hitungan Jam

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALI, -Cybermabespolri.com — Aksi nekat berujung berdarah terjadi di Desa Tempirai Utara, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI. Seorang petani muda harus meregang luka setelah menegur aksi pemalakan, namun pelaku justru membalas dengan serangan brutal menggunakan golok.

Unit Reskrim Polsek Penukal Utara bergerak cepat. Tak butuh waktu lama, pelaku berinisial PT (28) berhasil dibekuk hanya beberapa jam setelah kejadian, Kamis (16/4/2026) lalu.

Kapolsek Penukal Utara, IPTU Budi Anhar, mengungkapkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.50 WIB di depan rumah warga bernama Yudi. Korban, Subianto (29), warga Desa Tempirai Selatan, awalnya hanya berniat menghadiri hajatan.

Namun situasi berubah panas saat di perjalanan korban melihat temannya diduga sedang dimintai uang oleh pelaku. Tak terima, korban sempat menegur. Teguran singkat itulah yang diduga menjadi pemicu amarah pelaku.

Korban sempat menegur pelaku agar tidak meminta uang. Setelah itu korban melanjutkan perjalanan,” jelas Kapolsek.

Siapa sangka, teguran tersebut berbuntut panjang. Saat korban sudah tiba di lokasi hajatan dan duduk santai, pelaku datang membawa golok. Tanpa banyak kata, pelaku langsung mengayunkan senjata tajam itu berkali-kali ke arah korban.

Serangan mendadak itu membuat korban tak sempat menghindar. Ia terjatuh dengan luka serius di bagian pinggang sebelah kiri.

Warga yang panik langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Tempirai untuk mendapatkan pertolongan medis.

Mendapat laporan, polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan dan memburu pelaku. Hasilnya, sekitar pukul 12.00 WIB, pelaku berhasil diringkus di sebuah kontrakan temannya di Desa Air Itam, Kecamatan Penukal Abab.

“Pelaku kami amankan tanpa perlawanan bersama barang bukti. Saat ini sudah diamankan di Polsek Penukal Utara untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas IPTU Budi Anhar.

Barang bukti yang turut diamankan berupa sarung golok warna cokelat serta baju batik milik korban yang berlumuran darah.

Penulis : Ardiman

Editor : Za

Sumber Berita: Polres Pali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermabespolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kopdar dan Deklarasi Ojol: Antara Tuntutan Kesejahteraan dan Keamanan
Dua Karyawan PT BMI Ditangkap, Curi 35,8 Kg Telur Ayam di Pulau Rimau
Dukung Transparansi Nasional, Polda Sumsel Sinkronkan Pengawalan Keuangan Negara dengan BPK
AKPERSI DPC Kota Palembang Angkat Bicara Terkait Jalan Rusak di Jl. Wahid Hasyim
Kapolres Rejang Lebong Terima Aspirasi Forum Masyarakat Lembak: Fokus Berantas Judi dan Narkoba
Kasus Dugaan Kriminalisasi Khairul Anwar: Kerugian PT BRSE Rekayasa Penyidik
Momen Haru di Musi Rawas: Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran
Polres Banyuasin Gelar FGD Sespim Polri 2026, Bahas Transformasi Kepemimpinan di Era Digital
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:01 WIB

Kopdar dan Deklarasi Ojol: Antara Tuntutan Kesejahteraan dan Keamanan

Kamis, 30 April 2026 - 13:35 WIB

Dua Karyawan PT BMI Ditangkap, Curi 35,8 Kg Telur Ayam di Pulau Rimau

Kamis, 30 April 2026 - 13:32 WIB

Dukung Transparansi Nasional, Polda Sumsel Sinkronkan Pengawalan Keuangan Negara dengan BPK

Kamis, 30 April 2026 - 12:18 WIB

AKPERSI DPC Kota Palembang Angkat Bicara Terkait Jalan Rusak di Jl. Wahid Hasyim

Kamis, 30 April 2026 - 08:19 WIB

Kapolres Rejang Lebong Terima Aspirasi Forum Masyarakat Lembak: Fokus Berantas Judi dan Narkoba

Berita Terbaru