Cybermabespolri.com
Rejang lebong,-Propinsi Bengkulu
Peristiwa Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di kelurahan Talang Benih, 01/05/2026 Pada Jum,at malam ,pukul 19:30 WIB.Kebakaran pertama kali di ketahui oleh Ibu Yuyun (35),yang merupakan Ketua RT setempat Saat sedang berada di dalam rumah,ia mendengar teriakan warga yang panik menyebutkan ada nya api.
Setelah memeriksa ke luar rumah, Ibu RT mendapati api sudah dalam kondisi membesar. Ia segera mengambil tindakan cepat dengan menghubungi nomor darurat 110 Polisi.Personel piket Polsek Selupu Rejang merespon laporan tersebut dengan segera menuju Tempat Kejadian Perkara(TKP) dan berkordinasi dengan petugas pemadam kebakaran(Damkar).
Penyebab Kebakaran
Berdasarkan hasil olah TKP dan data yang di himpun petugas di lapangan,api diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek listrik(Konselting),pada kabel PLN di rumah kosong milik almarhum IR.karena letak bangunan yang sangat berdekatan(padat penduduk),api dengan cepat menjalar kerumah – rumah di sekitar nya.
Sebanyak 3 unit armada pemadam kebakaran dari Damkar Rejang Lebong di kerahkan ke lokasi.Berikut kerja sama antara petugas Damkar,Kepolisian dan warga sekitar,api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum meluas lebih jauh.
Humas polres Rejang Lebong,AKP M.Hasan Basri,S.H.,merilis data pemilik rumah yang hangus terbakar sebagai berikut:
1.Almarhum IR/Bahani (Rumah kosong)
2.Doris (30)th
3.Ujang Badar/Ujang(65)th.
4.Tondi(50)th.
5.Atik Denan)Atik(50)th.
6.Robinson/Bison(50)th.
Dampak dan kerugian peristiwa musibah tesebut :
•Korban Jiwa Nihil (tidak ada korban jiwa)
•Kerugian Material di perkirakan mencapai Rp600.000.000,-(Enam Ratus Juta Rupiah).
Kapolres Rejang Lebong,AKBP Florentus Situngkir, S.I.K.,M.H.,memberikan himbauan kepada seluruh warga masyarakat:
• Bagi warga yang memiliki
rumah yang tidak
berpenghuni atau
dikosongkan dalam
waktu lama,diharapkan
melapor kepada ketua RT
setempat.
• Warga diminta
berkordinasi dengan pihak
PLN untuk mematikan
Keamanan instalasi listrik
dirumah yang ditinggalkan
guna mencegah terjadinya
hal serupa di masa
mendatang.(Edi)
Penulis : Edi Kaperwil
Editor : Za
Sumber Berita: Rejang Lebong curup












