Palembang –Cybermabespolri.com
Ketua Yayasan Setia Kawan Lestari Indonesia (YSKLI) Sumatera Selatan, Oman, mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan arus balik Lebaran agar selalu berhati-hati di jalan dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, Senin (23/3/2026).
Imbauan ini disampaikan dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, setelah umat Islam menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan suci Ramadan.
Hari Raya Idulfitri merupakan hari kemenangan bagi umat Islam, yang memiliki makna kembali suci (fitrah), serta menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi dengan keluarga, kerabat, dan sahabat. Tradisi mudik yang dilakukan masyarakat setiap tahun juga menjadi bagian dari perayaan tersebut.
Namun demikian, meningkatnya mobilitas masyarakat saat arus mudik maupun arus balik berpotensi menimbulkan risiko di perjalanan. Oleh karena itu, Ketua YSKLI Sumsel mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan.
“Untuk pertama, saya mewakili seluruh pengurus Yayasan Setia Kawan Lestari Indonesia Sumsel mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Oman.
Ia juga menambahkan, para pemudik yang kembali ke tempat tinggal masing-masing diminta untuk lebih waspada saat berkendara, baik menggunakan sepeda motor maupun mobil.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia yang akan kembali ke rumah masing-masing agar berhati-hati dalam berkendara. Patuhi rambu-rambu lalu lintas, jaga kondisi tubuh tetap sehat, dan jangan memaksakan diri saat lelah,” lanjutnya.
Selain itu, Oman juga mengingatkan para pengendara untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh pihak kepolisian maupun instansi terkait, seperti posko pengamanan dan posko pelayanan yang tersebar di berbagai titik jalur mudik.
“Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya segera beristirahat di tempat yang aman, seperti posko kepolisian yang telah disediakan. Kesehatan dan keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat melakukan perjalanan arus balik dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan, serta tetap menjaga kebersamaan dan nilai-nilai kebajikan yang telah dibangun selama bulan Ramadan.
Penulis : Staf redaksi
Editor : Sukirman
Sumber Berita: Oman












